Menggunakan token ID dalam aplikasi logika Azure melibatkan beberapa implikasi keamanan yang sangat penting untuk dipahami untuk menjaga alur kerja yang aman.
Manfaat Keamanan
1. Identitas yang dikelola: Aplikasi logika Azure dapat memanfaatkan identitas yang dikelola untuk mengotentikasi dengan layanan Azure tanpa kredensial hardcoded. Pendekatan ini menghilangkan risiko paparan kredensial dan mengurangi kebutuhan untuk manajemen rahasia manual, meningkatkan keamanan keseluruhan [3] [6].
2. Token Bearer Otentikasi: Token pembawa banyak digunakan untuk mengamankan API REST yang terintegrasi dengan aplikasi logika Azure. Metode ini melibatkan penyajian token keamanan di header `otorisasi` untuk mengakses sumber daya yang dilindungi, memberikan mekanisme otentikasi yang mudah dan aman [5].
masalah keamanan
1. Manajemen Token: Token akses, termasuk token ID, bisa sensitif. Jika bocor, mereka dapat mengizinkan akses yang tidak sah ke sumber daya. Manajemen dan penyimpanan token ini sangat penting untuk mencegah pelanggaran keamanan [8].
2. Kebijakan Otorisasi Batasan: Sementara aplikasi logika Azure mendukung otentikasi OAuth, ada batasan dalam kebijakan otorisasi. Misalnya, tidak ada opsi untuk memeriksa peran atau memvalidasi tanda tangan token di dalam aplikasi logika, yang memungkinkan token yang salah diciptakan untuk melewati. Ini membuatnya kurang cocok untuk aplikasi misi-kritis yang membutuhkan otorisasi berbasis peran yang kuat atau validasi token [1].
3. Token SAS vs OAuth: Default HTTP memicu dalam aplikasi logika menggunakan token SAS, yang tertanam dalam URL pemicu. Sementara token SAS secara inheren tidak buruk, mereka harus ditangani dengan aman. Beralih ke OAuth dengan identitas yang dikelola dapat meningkatkan keamanan dengan menghindari kredensial statis dalam URL [1].
Praktik terbaik
- Gunakan identitas yang dikelola: Lebih suka identitas yang dikelola untuk otentikasi untuk menghindari kredensial hardcoded.
- Penyimpanan Token Aman: Token Simpan dengan aman, seperti di Azure Key Vault.
- Pantau dan validasi token: Untuk aplikasi penting, pertimbangkan untuk menggunakan layanan eksternal seperti aplikasi fungsi untuk memvalidasi tanda tangan dan peran token.
- Batasi akses: Pastikan hanya identitas resmi yang memiliki akses ke aplikasi logika dan sumber dayanya.
Kutipan:
[1] https://hybridbrothers.com/using-anaged-identities-in-logic-app-http-triggers/
[2] https://docs.azure.cn/en-us/connectors/introduction
[3.
[4] https://stackoverflow.com/questions/79171052/how-do-you-suthenticate-a-call-to-a-logic-app-standard-via-oauth2-0
[5] https://www.restack.io/p/azure-logic-app-bearer-token-answer-cat-ai
[6] https://turbo360.com/blog/azure-anaged-service-identity-for-logic-apps
[7] https://learn.microsoft.com/en-us/azure/logic-apps/logic-apps-securing-a-logic-app
[8] https://www.wiz.io/academy/azure-security-risks
[9] https://www.linkedin.com/pulse/Managed-identities-logic-apps-azure-ad-automate-your-stuff-periwal