Huawei Watch Ultimate dan Garmin Forerunner 55 memiliki profil masa pakai baterai yang berbeda, mencerminkan berbagai fokus desain dan skenario penggunaan.
Huawei Watch Ultimate
- Kapasitas baterai: Huawei Watch Ultimate hadir dengan baterai 530mAh, yang relatif besar untuk jam tangan pintar [4] [9].
- Masa pakai baterai: Huawei mengklaim bahwa arloji pamungkas dapat bertahan hingga 14 hari dengan penggunaan sedang dan sekitar 8 hari dengan penggunaan berat [4] [9]. Dalam tes praktis, pengguna telah melaporkan mendapatkan masa pakai baterai sekitar 11 hari dengan penggunaan sedang, termasuk beberapa pelacakan GPS [7]. Arloji ini juga memiliki mode ekspedisi, yang secara signifikan memperpanjang masa pakai baterai selama aktivitas luar ruang yang panjang dengan membatasi fitur tertentu [1] [7].
- Pengisian daya: Jam tangan mendukung pengisian daya nirkabel cepat, mencapai pengisian penuh dalam waktu sekitar 60 menit [4] [9].
Garmin Forerunner 55
- Kapasitas baterai: Kapasitas baterai yang tepat dari Forerunner 55 tidak ditentukan, tetapi dirancang untuk memberikan masa pakai baterai yang diperpanjang khas perangkat Garmin.
- Masa pakai baterai: Forerunner 55 dapat bertahan hingga dua minggu dalam mode jam tangan pintar dan sekitar 20 jam dalam mode GPS [3]. Ini membuatnya cocok untuk pelari yang membutuhkan pelacakan GPS selama acara panjang tetapi mungkin tidak memerlukan penggunaan GPS terus menerus sepanjang hari.
- Variabilitas Penggunaan: Beberapa pengguna telah melaporkan masa pakai baterai yang tidak konsisten, dengan beberapa mengalami durasi baterai yang kurang dari yang diharapkan, mungkin karena masalah perangkat keras atau penggunaan fitur berat [2] [5]. Namun, sebagian besar pengguna dapat mengharapkan masa pakai baterai atau lebih tanpa penggunaan GPS terus menerus [3].
Perbedaan utama
- Secara keseluruhan masa pakai baterai: Huawei Watch Ultimate umumnya menawarkan masa pakai baterai yang lebih lama dalam mode smartwatch, terutama dengan penggunaan sedang, sementara Forerunner 55 Garmin unggul dalam skenario intensif GPS karena manajemen daya yang dioptimalkan untuk menjalankan aktivitas.
- Pola Penggunaan: Huawei Watch Ultimate lebih fleksibel, mendukung berbagai fitur jam tangan pintar dan pelacakan kesehatan, sedangkan Forerunner 55 Garmin secara khusus dirancang untuk pelari dan atlet, dengan fitur seperti Pacepro dan Garmin Coach.
- Kecepatan pengisian: Kedua jam tangan menawarkan pengisian cepat, tetapi kemampuan pengisian nirkabel Huawei Watch Ultimate mungkin lebih nyaman bagi beberapa pengguna.
Singkatnya, Huawei Watch Ultimate menyediakan masa pakai baterai secara keseluruhan lebih lama dengan penggunaan sedang, sementara Forerunner 55 Garmin dioptimalkan untuk pelari dengan fokus pada efisiensi pelacakan GPS.
Kutipan:
[1] https://www.phonearena.com/reviews/huawei-watch-ultimate-review_id5760
[2] https://www.reddit.com/r/garminwatches/comments/1cciitr/forerunner_55_battery_life_less_than_24_hours/
[3] https://www.tomsguide.com/best-picks/best-garmin-watch
[4] https://www.gsmarena.com/huawei_watch_ultimate_review-news-58259.php
[5] https://forums.garmin.com/sports-fitness/running-multisport/f/forerunner-55-series/300708/battery-drain-50-in-1-night
[6] https://versus.com/en/garmin-forerunner-55-vs-huawei-watch
[7] https://www.techradar.com/reviews/huawei-watch-ultimate
[8] https://forums.garmin.com/sports-fitness/running-multisport/f/forerunner-55-series/378446/expected-battery-life
[9] https://www.androidheadlines.com/huawei-watch-ultimate-review
[10] https://forums.garmin.com/sports-fitness/running-multisport/f/forerunner-55-series/300075/battery-indication-life-complexelandable