BigScreen Beyond 2 menawarkan beberapa fitur unik yang membedakannya dari Apple Vision Pro:
1. Mekanisme IPD yang dapat disesuaikan: Layar besar di luar 2 memperkenalkan mekanisme jarak interpupillary (IPD) yang dapat disesuaikan, memungkinkan pengguna untuk secara manual menyesuaikan posisi lensa untuk setiap mata menggunakan alat kecil. Fitur ini sangat bermanfaat bagi individu dengan IPD asimetris, karena memberikan kecocokan yang lebih personal tanpa perlu beberapa ukuran tetap. Sebaliknya, Apple Vision Pro secara otomatis menyesuaikan IPD tetapi tidak menawarkan opsi penyesuaian manual [1] [2].
2. Desain Ringan: Beyond 2 secara signifikan lebih ringan, dengan berat hanya 107 gram tanpa tali atau bantalan wajah, membuatnya lebih nyaman dan dapat dibagikan. Apple Vision Pro, di sisi lain, jauh lebih berat, beratnya 478 gram, yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan selama penggunaan yang diperpanjang [2] [7].
3. Pancake Optics dengan kejelasan yang lebih baik: Layar besar di luar 2 fitur optik pancake dengan "kejelasan total-ke-tepi" dan sweet spot yang besar, mengurangi silau secara signifikan. Sementara Vision Pro juga menawarkan optik berkualitas tinggi, desain Beyond 2 berfokus pada memaksimalkan kejelasan VR tanpa bobot tambahan dan kompleksitas fitur realitas campuran [2] [8].
4. Biaya dan aksesibilitas: Bigscreen Beyond 2 dihargai $ 1.019, secara signifikan lebih rendah dari label harga Apple Vision Pro $ 3.500. Ini membuat lebih dari 2 lebih mudah diakses oleh khalayak yang lebih luas, terutama yang tertarik dengan pengalaman VR berbasis PC [8] [9].
5. PCVR Focus: Beyond 2 dirancang sebagai headset PCVR, yang membutuhkan pengaturan SteamVR, yang memungkinkan berbagai pengalaman VR berbasis PC. Vision Pro, sementara mampu mengalirkan beberapa konten VR, terutama dipasarkan sebagai perangkat mandiri dengan kemampuan realitas campuran [4] [8].
6. Pelacakan Mata Opsional di Beyond 2E: Model Beyond 2E termasuk pelacakan mata dengan visi komputer bertenaga AI, yang terintegrasi dengan platform seperti SteamVR. Vision Pro juga menampilkan pelacakan mata tetapi lebih fokus pada aplikasi realitas campuran [8] [10].
Secara keseluruhan, Bigscreen Beyond 2 menawarkan perpaduan unik dari desain ringan, IPD yang dapat disesuaikan, dan optik yang ditingkatkan yang dirancang khusus untuk penggemar PCVR, membedakannya dari Apple Vision Pro yang lebih mahal dan kaya fitur.
Kutipan:
[1] https://www.uploadvr.com/bigscreen-beyond-2-hands-on-impressions/
[2] https://www.uploadvr.com/bigscreen-beyond-2-and-beyond-2e-announcing/
[3] https://www.reddit.com/r/visionpro/comments/1cnwwmm/what_was_your_first_major_disappointment_with_with_the/
[4] https://www.reddit.com/r/virtualreality/comments/1au9qlg/big_screen_beyond_picture_quality_vs_the_vision/
[5] https://www.youtube.com/watch?v=hoim0gfrmac
[6] https://www.howtogeek.com/apple-vision-pro-limitations-that-might-we-deal-breakers/
[7] https://www.uploadvr.com/apple-vision-pro-specs/
[8] https://www.roadtovr.com/pc-vr-bigscreen-beyond-2-fov-boost-release-date-price/
[9] https://infinum.com/blog/apple-vision-pros-dons/
[10] https://hugo.blog/2024/03/11/vision-pro/
[11] https://www.youtube.com/watch?v=qbqzvir4xu4
[12] https://arinsider.co/2024/04/24/the-pros-cons-of-developing-on-apple-vision-pro/