Pembangun sistem seperti ASUS dan Dell menyesuaikan sistem NVIDIA DGX untuk pengguna yang berbeda dengan menyesuaikan konfigurasi perangkat keras dan perangkat lunak untuk memenuhi kebutuhan spesifik. Berikut gambaran terperinci tentang bagaimana mereka dapat mendekati kustomisasi:
Kustomisasi perangkat keras
1. Pemilihan Prosesor dan GPU: Baik ASUS dan Dell dapat menyesuaikan sistem DGX dengan memilih GPU NVIDIA dan CPU yang sesuai yang selaras dengan persyaratan kinerja pengguna. Misalnya, stasiun DGX menggunakan NVIDIA GB300 Grace Blackwell Ultra Desktop Superchip, yang mencakup NVIDIA Blackwell Ultra GPU yang berkinerja tinggi dan CPU Grace [6] [7].
2. Opsi Memori dan Penyimpanan: Pengguna dapat memilih dari berbagai konfigurasi memori dan penyimpanan untuk mengoptimalkan sistem mereka untuk tugas -tugas tertentu. Misalnya, stasiun DGX menawarkan ruang memori koheren 784GB, yang dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan pengguna [6].
3. Jaringan dan Konektivitas: Kustomisasi juga dapat melibatkan pemilihan komponen jaringan yang tepat, seperti supernik NVIDIA ConnectX-8, untuk memastikan konektivitas optimal dan kecepatan transfer data untuk beban kerja AI [6].
Kustomisasi Perangkat Lunak
1. Perangkat Lunak Perusahaan NVIDIA AI: Baik ASUS dan Dell dapat mengintegrasikan platform Perangkat Lunak Perusahaan NVIDIA AI, yang menyediakan akses ke NIM NIM Microservices. Ini memungkinkan pengguna untuk mengelola dan mengoptimalkan alur kerja AI secara efisien [6].
2. Alat Kustomisasi Model: Untuk kustomisasi model AI, Dell telah berkolaborasi dengan NVIDIA untuk membuat solusi yang dapat diskalakan dan modular yang mendukung teknik seperti penyesuaian, penyetelan instruksi, dan transfer pembelajaran [1]. Asus, meskipun tidak disebutkan secara langsung dalam kustomisasi model AI, dapat memanfaatkan teknologi nvidia yang serupa untuk menawarkan solusi AI yang disesuaikan.
3. Antarmuka dan Kontrol Pengguna: Kustomisasi mungkin juga melibatkan menyesuaikan antarmuka pengguna dan perangkat lunak kontrol untuk memenuhi preferensi pengguna tertentu. Misalnya, ASUS dikenal karena antarmuka perangkat lunaknya yang ramah pengguna di produk lain, seperti kartu audio [2] [5].
integrasi dan dukungan
1. Integrasi dengan sistem lain: Baik ASUS dan Dell dapat membantu mengintegrasikan sistem DGX dengan infrastruktur yang ada, memastikan kompatibilitas yang mulus dan optimasi alur kerja. Ini mungkin melibatkan konfigurasi sistem untuk bekerja dengan layanan cloud atau platform AI lainnya [6].
2. Layanan Profesional: Dell menawarkan layanan profesional untuk AI generatif, termasuk penasihat, implementasi, adopsi, skala, dan layanan terkelola. Layanan ini dapat membantu pengguna mengoptimalkan sistem DGX mereka untuk aplikasi AI tertentu [1].
Singkatnya, pembangun sistem seperti Asus dan Dell menyesuaikan sistem DGX dengan menawarkan berbagai konfigurasi perangkat keras dan perangkat lunak yang disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan spesifik pengguna yang berbeda, dari pengembang AI hingga peneliti dan perusahaan. Kustomisasi ini memastikan bahwa pengguna dapat memaksimalkan kinerja dan kegunaan sistem DGX mereka untuk berbagai aplikasi AI.
Kutipan:
[1] https://www.delltechnologies.com/asset/en-us/solutions/infrastructure-solutions/technical-support/gen-ai-model-customization-design-guide.pdf
[2] https://dlcdnet.asus.com/pub/asus/audio_card/xonar_dx/e3859b_xonar_dx.pdf
[3] https://www.pcmag.com/how-to/bios-basics-how-to-configure-your-pcs-firmware-for-first-use
[4] https://www.asus.com/support/faq/1038387/
[5] https://dlsvr04.asus.com.cn/pub/asus/audio_card/xonar_dsx/e11099_xonar_dsx_um_v5_web.pdf
[6] https://www.investing.com/news/company-news/nvidia-launches-personal-ai-supercomputer-for-desktops-93ch-3934971
[7] https://investor.nvidia.com/news/press-release-details/2025/nvidia-announces-dgx-park-and-dgx-station-personal-ai-computers/default.aspx
[8] https://www.tech-critter.com/unboxing-review-asus-xonar-dgx-pci-e-51/